Entah mengapa aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan,
“Jangan aku kau tinggalkan”
Tak tahu di mana ada getar terasa
Waktu kau katakan
“Kubutuh dekat denganmu”
Seperti biasa aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menari
Entah mengapa aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan,
“Jangan aku kau tinggalkan”
Tak tahu di mana ada getar terasa
Waktu kau katakan
“Kubutuh dekat denganmu”
Seperti biasa aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menari
tak pernah aku rasakan
ku tak bisa tidur dengan nyenyak
dan tak pernah aku rasakan
aku tak bisa makan dan minum
tak pernah aku menjadi
cengeng seperti ini
tak pernah aku menjadi
lemah seperti ini
Kutuliskan sebuah cerita cinta segitiga
dimana akulah yang jadi peran utama
aku tak dapat membohongi segala rasa
aku mencintai dia dan dirinya
Nanti pukul satu dia menemui aku
Maka kamu jangan pasang wajah yang cemburu
Nanti bila datang menemui aku
Maka cepat-cepat kamu ngumpet dulu

Writen by: Jay Livingston and Ray Evans
When I was just a little girl
I asked my mother, what will I be
Will I be pretty, will I be rich
Here’s what she said to me.
Que Sera, Sera,
Whatever will be, will be
The future’s not ours, to see
Que Sera, Sera
What will be, will be.