Entah mengapa aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan,
“Jangan aku kau tinggalkan”
Tak tahu di mana ada getar terasa
Waktu kau katakan
“Kubutuh dekat denganmu”
Seperti biasa aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menari
Entah mengapa aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan,
“Jangan aku kau tinggalkan”
Tak tahu di mana ada getar terasa
Waktu kau katakan
“Kubutuh dekat denganmu”
Seperti biasa aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menari
tak pernah aku rasakan
ku tak bisa tidur dengan nyenyak
dan tak pernah aku rasakan
aku tak bisa makan dan minum
tak pernah aku menjadi
cengeng seperti ini
tak pernah aku menjadi
lemah seperti ini
Kutuliskan sebuah cerita cinta segitiga
dimana akulah yang jadi peran utama
aku tak dapat membohongi segala rasa
aku mencintai dia dan dirinya
Nanti pukul satu dia menemui aku
Maka kamu jangan pasang wajah yang cemburu
Nanti bila datang menemui aku
Maka cepat-cepat kamu ngumpet dulu
Dingin yang terperi
Dalam gelap malamku
Tapi aku melawan
Tapi sia sia
Seperti berjelaga
Warna air mataku
Apa yang bisa kulakukan
Aku telah pergi
Jiwaku.. Menari..
Diatas kesepian abadi
Memudar laguku
Luruh bersama hilangnya
Mimpi mimpiku

seperti mendapat boneka terindah
waktu aku mengenalmu
ku buat kau buta dengan pesonaku
tersesat kau karena silaumu
reff:
ku ajak kau melayang tinggi
dan ku hempaskan ke bumi
ku mainkan sesuka hati
lalu kau ku tinggal pergi
dimatamu aku tak bermakna
tak punyai arti apa-apa
kau hanya inginkanku saat kau perlu
tak pernah berubah..
kadang ingin kutinggalkan semua
letih hati menahan dusta
diatas pedih ini aku sendiri
selalu sendiri…

Berjuta perih, t`lah kurasakan
Dalam pencarianku
Yang tak pernah berakhir
Ku tak tau sampai kapan (sampai kapan)
Dan ku mengingat…
Dia seorang
Manusia sempurna
Dia buka, mata ini dari kegelapan

Setiap ku melihatmu
Ku terasa di hati
Kau punya segalanya
Yang aku impikan
(*)
Dan anganku tak henti
Bersajak tentang bayangmu
Walau kutahu
Kau tak pernah anggapku ada

tak kusangka kamu playboy juga
padahal tak sepadan
dengan wajahmu yang sangat standard
tiap kali ku jalan denganmu
kau lirik sana sini
tak bersyukurkah kau tlah punya aku
Dahulu… semua indah
Dahulu… ku menjadi bunga cintamu
Intro
Hari ini saat yang kunanti
Satu malam bertemu denganmu
Tiada pernah coba kau lupakan
Malam minggu bertemu dengamu