Ku tak pernah ingin
menyakiti hati siapapun
kau yang memberiku
cinta itu dan ku bahagia
Reff:
Aku tak tahu
kau sudah punya kekasih
Mana ku tahu
kau yang tak jujur padaku
Ku tak pernah ingin
menyakiti hati siapapun
kau yang memberiku
cinta itu dan ku bahagia
Reff:
Aku tak tahu
kau sudah punya kekasih
Mana ku tahu
kau yang tak jujur padaku

Tiba saatnya kita saling bicara
Tentang perasaan yang kian menyiksa
Tentang rindu yang menggebu
Tentang cinta yang tak terungkap
Sudah terlalu lama kita berdiam
Tenggelam dalam gelisah yang tak teredam
Memenuhi mimpi-mimpimu malam kita
Tiba saat mengerti, jerit suara hati
Letih meski mencoba
Melabuhkan rasa yang ada
Mohon tinggal sejenak, lupakanlah waktu
Temani air mataku, teteskan lara
Merajut asa, menjalin mimpi, endapkan sepi-sepi
Oh.. masih ada Belenggu ruang cinta
Meresap kini di dinding zaman
Mencoba - coba kikis naluri
Agitasi murahan yang ada lagi
Mohon acuhkan Palingkan muka
Mendaki melintas bukit
Berjalan letih menahan menahan berat beban
Bertahan didalam dingin
Berselimut kabut Ranu Kumbolo…Menatap jalan setapak
Bertanya - tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta
Kuterima suratmu, telah kubaca dan aku mengerti
Betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku
Di dalam hari-harimu bersama lagi
Sendiri Resapi Heningnya Malam Ini
Tanpamu Disini Hatiku Sunyi
Berharap Engkau Kembali
Mengisi Hari Bersama Lagi
Jika teringat tentang dikau
Jauh dimata dekat dihati
Sempat terpikir ‘tuk kembali
Walau beda akan ku jalani
Tak ada niat untuk selamanya pergi
Aku jatuh cinta padamu
Sejak pertama kita bertemu
Diam menghuni relung hati
Kau tak pernah perduli
Tuhan mengapa kau anugerahkan
Cinta yang tak mungkin tuk bersatu
Kau yang tlah lama kucintai
Ada yang memiliki